Wanitaku

Sayang engkau adlah smangatq entah knaapa jika engkau jauh dariq jiwa ini seakan tak berjasad, wanitaku tetaplah d dekatq. I love you

10456004_475286575948706_2640097644684547196_n.jpg

Dikirim menggunakan Wordmobi

aku cinta kamu

Aku sebenarnya sudah lama mencintaimu hanya saja kamu milik orang lain, bgaiman mungkin aq mnyruhmu tinggalkan dia dan jadilah milikku!

Dikirim menggunakan Wordmobi

Dahsyatnya “La Haula wa La Quwwata Illa Billah

~ Dahsyatnya “La Haula wa La Quwwata Illa Billah” ~

La Haula wa La Quwwata Illa Billah. Ucapan tersebut sering sekali diucapkan oleh manusia, terutama orang muslim. Entah faham atau tidak yang jelas sering sekali kita jumpai di tengah masyarakat ucapan tersebut keluar dengan begitu saja. Seolah ucapan ini sudah menjadi hal biasa diucapkan saat terkejut, kagum terhadap sesuatu atau bahkan saat menunjukkan kemarahan pada orang lain.

Andai saja semua kaum muslimin tahu makna dan keutamaan ucapan La Haula wa La Quwwata Illa Billah ini, tentu mereka tak akan bermain-main begitu saja. Sebab ucapan ini adalah ucapan yang istimewa dan memiliki keutamaan luar biasa.

Suatu ketika Al Asyja’i melaporkan kepada Rasulullah SAW bahwa anaknya yang bernama Auf telah ditawan oleh musuh. Maka Rasulullah SAW berpesan kepadanya agar Al Asyja’i mengutus seseorang untuk menemui anaknya dan menyampaikan agar Auf memperbanyak membaca “La Haula wa La Quwwata Illa Billah”.

Maka setelah hal tersebut disampaikan dan Auf memperbanyak membaca “La Haula wa La Quwwata Illa Billah” terjadilah bermacam keajaiban. Betapa tidak, tali kulit yang mengikat tangan Auf tiba-tiba terlepas maka Auf pun kabur dengan menunggang onta milik musuh.

Bahkan saat Auf di kejar dan bertemu dengan musuhnya kembali dia dapat terlepas setelah membaca “La Haula wa La Quwwata Illa Billah.”

Orang tua Auf menceritakan kejadian tersebut kepada Rasulullah SAW. Maka Rasulullah SAW mengijinkan Auf untuk mengambil onta yang telah dicurinya dari musuhnya tersebut. Setelah itu turunlah ayat Al-Qur’an:

“Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar,” (QS. Ath Thalaq:2)

Sedemikian istimewanya ucapan “La Haula wa La Quwwata Illa Billah” sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda:

Perbanyaklah membaca ‘La Haula wa La Quwwata Illa Billah’, karena sesungguhnya ia merupakan perbendaharaan dari perbendaharaan-perbendaharaan Surga. (HR.Ahmad)

Pengalaman luar biasa juga pernah diceritakan oleh Abu Khair, Ishaq Al Gharawi. Dia menceritakan bahwa mereka pernah diserang sebuah pasukan dengan delapan puluh ekor gajah. Akibatnya pasukan mereka, termasuk pasukan berkuda menjadi berantakan.

Peristiwa ini, ujar Abu Khair membuat Muhammad bin Qasum panik. Melihat kondisi ini dia kemudian membaca “La Haula wa La Quwwata Illa Billah” berkali-kali.

Ajaib, karena ucapan tersebut Allah menahan gajah-gajah tersebut dengan cara ditimpakan kepadanya rasa yang sangat panas, sehingga gajah-gajah itu mencari sumber air. Para pawang mereka sekalipun tak mampu mengendalikan gajah-gajah yang sudah kepanasan itu.

Akhirnya, para prajurit Muslim bisa melanjutkan perjalana dengan menaiki gajah yang sudah ditaklukkan tersebut. Kemenangan ini tentu berkat izin dari Allah SWT. Kisah kedua ini diriwayatkaan oleh Ibnu Abu Dunya dan Tanukhi dalam kitab Al- Farj ba’dasy Syiddah.

Demikianlah diantara kisah tentang keistimewaan ucapan “La Haula wa La Quwwata Illa Billah.” Oleh karenanya jadikanlah ucapan ini sebagai amalan kita, terutama saat menghadapi kesulitan. Jangan sampai ucapan mulia ini dijadikan bahan olok-olokan.

Semoga bermanfa’at….

Menghadapi Kenyataan

Menghadapi Kenyataan

Aku bisa melihat mu ketika mata ku tertutup pada malam hari
Aku bermimpi berpelukan erat

Kita tertawa pada hal-hal kecil bersama-sama seperti anak-anak kecil
Senyum tidak pernah meninggalkan ku seperti kita berdua bersama
Tangan kita tetap bergandengan sampai selamanya

Kita melihat bintang-bintang dilangit
Aku melihat ke mata mu dan berbicara hatiku
Aku berkata kepadamu “Saya berdoa kepada Tuhan kita tidak pernah berpisah”
Segera cahaya datang melalui jendela saya
Seketika ku terbangun dengan air mata di bantal
Semua keinginan ku telah berakhir
Aku harus bisa menghadapi kenyataan, hanya sebagai teman.

INGIN MEMALSUKAN AL QURAN TETAPI MALAH MASUK ISLAM

… INGIN MEMALSUKAN AL QURAN, .. TETAPI MALAH MASUK ISLAM …

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Allah Subhanahu wa ta’ala berjanji didalam al-Quran, bahwa Dia akan menjaga al-Quran. firman-Nya:

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Quran dan sesungguhnya Kami benar – benar memeliharanya.” [al-Quran surat Al-Hijr ayat 9]

Imam al-Qurthubi rahimahullah menyebutkan kisah menarik yang berhubungan dengan pemeliharaan al-Quran didalam kitab Tafsir nya (10/5,6)

Berikut kisah nya : ..

Khalifah Al-Ma’mun (adalah) seorang kepala negara yang memiliki sebuah majelis diskusi.

Kemudian sejumlah orang yang berpakaian bagus, berwajah tampan, dan bertubuh wangi masuk kedalam majelis tersebut, ia ikut berbicara. Pembicaraan nya sangat bagus dan gaya bicaranya indah.

Ketika majelis tersebut selesai, Khalifah Al-Ma’mun memanggilnya dan bertanya kepadanya: “Apakah kamu orang Israil?”

Ia menjawab : “Ya”

Al-Ma’mun kemudian berkata kepadanya : “Masuklah kedalam agama Islam, agar aku bisa berbuat sesuatu kepadamu.!”

Ia lalu menjanjikan sesuatu kepadanya. Tetapi orang itu menjawab : “Agamaku adalah agama nenek moyangku.” Ia kemudian pergi

Setelah setahun kemudian, ia datang lagi dalam keadaan telah memeluk agama Islam. Ia mahir dan sangat pintar dalam masalah fikih, terlihat dari tema pembicaraan nya.

Ketika majelis telah selesai, Ma’mun memanggilnya dan berkata : “Bukankah kamu dulu pernah datang?”

Ia menjawab : “Ya, benar”

Khalifah Al-Ma’mun bertanya lagi : “Apa yang menyebabkan mu memeluk agama Islam?” Ia pun bercerita :

Katanya : “Ketika aku pergi dari hadapan yang mulia, aku bermaksud menguji kebenaran agama – agama ini. Padahal baginda saat itu memandangku orang baik. Aku kemudian mencari Taurat dan menulis tiga naskah salinan nya. Aku menambahkan dan mengurangi isinya. Aku kemudian menawarkan nya ke biara (rumah ibadah yahudi) dan mereka membeli ketiga naskah tersebut dariku.

Setelah itu aku mengambil Injil dan menulis tiga naskah salinan nya. Aku menambah dan mengurangi isinya. Lalu aku masuk kedalam gereja (rumah ibadah nasrani) dan mereka pun membeli ketiga naskah itu dariku.

Aku kemudian mengambil al-Quran dan membuat tiga naskah salinan nya. Aku menambah dan mengurangi isinya. Kemudian aku masukkan ke tempat penjual kertas, mereka (penjual kertas yang muslim itu) membolak balik lembaran nya. Ketika mereka mendapatkan ada tambahan dan kekurangan padanya, mereka membuangnya dan tidak mau membelinya. Dari situ aku tahu bahwa al-Qur’an ini terjaga. Dan itulah yang menyebabkan aku masuk Islam.”

[At-Tafsir An-Nabawi li Al-Quran, Salman Fahd Audah. Terjemahan nya Bagaimana Nabi dan Sahabat Menafsirkan al-Quran hal 19-20. cet Pustaka Azzam]

Demikianlah, salah satu kisah bagaimana Allah Subhanahu wa ta’ala menjaga al-Quran melalui para penghafal al-Quran.

Wallahu a’lam bish-shawab …

Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah ..

Wabillahi Taufik Wal Hidayah, …

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …

… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya …
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ….

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
—————————————————————————————————————————————————
…. Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa’atuubu Ilaik ….

kumpulan puisi

Nyanyian hati

Saat aku melihatmu aku tersenyum,
saat aku membayangkanmu aku rindu,
saat aku terlelap aku memimpikanmu,

masih adakah ruang dihatimu,
yg bisa ku tempati,
masih bisakah aku menjadi bagian hidupmu…

kerinduan yg kurasakan,
kutahan dlam hati,
cinta yg selama ini ku pendam,
kusimpan dalam qalbu…
kasih sayang yg selama ini kutanamkan,
kugenggam dengan erat,
tapi semuanya….
tertumpa dalam tangis,
berjalan seperti waktu yg terus berputar…
haruskah kutahan diriku,
untuk bertemu denganmu,
haruskah kutahan diriku,
untuk menyentuhmu dalam dinginnya malam…

CINTA??

untuk yg tersayang
kupersembahkan sesuatu yg tak terbayang
untuk yg tercinta
kuberikan sesuatu yg akan hilangkan luka lama

dan untuk yg membenciku
kuberikan senyum dan kebaikan untukmu

jika ada cinta bersemi
pasti ada hati yg tersakiti
hati yg sakit karena cinta
perihnya tiada dua

yg berdua akan bahagia
dan yg terhina akan dibuang begitu saja
inikah cinta?
atau hanya nafsu manusia belaka

apalah arti cinta
jika orang yg kita cinta tak cinta kita
itu sama saja dengan mengiris jari sendiri

mungkinkan ini .. ataukah bukan
tak ada yg tau
karena hingga saat ini
cinta itu masih sebuah misteri

i miss you yahh

Untuk ayah..
Ayahh..
Saat itu aku bertanya tanya
Mengapa begitu cepat kau meninggalkan kami
Aku ibu adik semua masih perlu ayah.

Ayah..
Belum sempat aku membahagiakan ayah
Kini rindu yang membelenggu hari hari ku
Ingin rasa nya berteriak memanggil nama mu hingga kau mendengar suara ku

Ayah..
Sudah tak terhitung air mata yang keluar dari mata ku
Setiap aku merindukan mu pasti ku menangis
Hanya sehelai foto dan mengusap batu nisan mu lah
Yang bisa mengobati rasa rindukuu

Ayahh..
Sekrang aku yang menjaga ibu dan adik adik
Aku takut aku masih terlalu kecill
Aku belum siap.. tapi mungkin ini yang terbaik bagi kita

Ayah..
Hanya doa yang bisa aku persembahkan sekarang
Ayah baik baik yah di sana jangan khawatirkan kami disini
Aku janji akan menjaga ibu dan adik adik buat ayahh
I love you yahh i miss youu :’(

Rindu

Taukah kamu disetiap waktu aku selalu memikirkanmu .
Membayangimu ,,tersenyum senyum sendiri melihat foto mu .
Tuhan tolonglah aku pertemukan aku dengan dia .
Sehari tak bertemu rasanya kangen banget .
Tuhan tolonglah aku agar aku menjadi miliknya .
Dan aku ingin memilikinya sepenuh hatiku..